Belajar menabung untuk berhaji
Haji adalah rukun Islam yang kelima, wajib sekali seumur hidup bagi orang yang mampu secara fisik atau finansial. Haji merupakan ziarah tahunan yang dilaksanakan pada bulan zhulhijjah tepatnya pada tanggal 8-12 dzulhijjah. dengan rukun dan syarat yang wajib dilakukan oleh para jamaah.
Haji merupakan kewajiban bagi umat muslim yang sudah mampu melaksanakannya baik secara fisik maupun finansial. Tak hanya untuk berangkat dan kembali saja, namun juga bisa membiayara orang-orang yang wajib ia nafkahi selama pergi haji.
Pada kenyataannya tidak semua orang yang mampu secara finansial bisa pergi haji, banyak yang kaya raya menunda-nunda untuk mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji. Dan di sisi lain banyak juga orang yang kelihatannya hidup di bawah garis kemiskinan bisa berangkat haji dengan penuh haru. Sebuah fenomena yang mungkin terasa aneh bagaimana bisa orang yang kelihatannya tidak mampu bisa pergi haji dengan biaya sendiri, dan yang kaya malah tidak sanggup berhaji. Tentu semuanya kembali kapada taqdir Allah. Allahlah yang menentukan siapa yang bisa berhaji dan juga sebaliknya.
Lalu bagaiamana dengan kita yang belum mampu dan ingin berhaji, melaksanakan rukun islam dan memenuhi panggilan Allah untuk berziarah ke baitullah?
Ada beberapa kasus yang bisa kita ambil pelajaran dari pada pedagang kaki lima, tukang beca dan lain-lain. Mereka ternyata tidak pernah berhenti untuk memanjatkan doa setiap harinya agar dapat melakukan haji. Selain itu, mereka menyisihkan uang yang mereka dapatkan untuk ditabung sebagai tabungan haji mereka.
Kita pun bisa belajar menabung dengan tentunya tetap disertai doa dengan membuat kotak yang setiap harinya kita masukan uang sebagai tabungan haji kita. yang nantinya setelah mencapai dana yang cukup untuk mendapatkan porsi haji. kita bisa daftar di kemenag melalui bank yang ditunjuk.
Atau, mulailah membuka rekening haji di bank yang ditunjuk oleh kemenag seperti bank bri syariah dan lainnya. sekecil apapun jika dikumpulkan terus menerus. tentu akan terkumpul dana yang cukup untuk berhaji. Setelah punya rekening haji, tentunya akan mudah untuk kita menabung karena rekening tersebut tidak disertai ATM yang tidak bisa kita ambil dengan mudah. Namun untuk menabungnya sangat mudah tinggal transfer saja ke rekening tersebut.
Selain berusaha dan berdoa ada yang tidak kalah pentingnya yaitu doa dan restu dari orang tua kita. Jika mereka masih ada mintalah doa mereka. Apapun yang kita dapatkan hari ini tidak lepas dari doa yang selalu mereka panjatkan.
Komentar
Posting Komentar